Selasa, 05 Desember 2017

Memperbaiki Susunan Dan Penampilan Gigi


Setiap orang berharap memiliki susunan gigi yang rapi dan sehat. Tetapi karena beberapa sebab susunan gigi tumbuh tidak seperti yang diharapkan. Hal-hal yang dapat menyebabkan gigi tumbuh dan berkembang tidak beraturan adalah:

  1. Adanya kebiasaan buruk seperti, menghisap ibu jari, bernafas melalui mulut, menggigit-gigit kuku, menjulurkan lidah sehingga mendorong gigi-gigi depan. 
  2. Pertumbuhan gigi dan mulut yang abnormal 
  3. Faktor keturunan, misalnya tidak seimbang antara besarnya gigi dengan ruang yang tersedia pada rahang.
Susunan Dan Penampilan Gigi

Susunan Dan Penampilan Gigi


Susunan gigi geligi yang tidak rapi atau tidak beraturan dalam ilmu kedokteran gigi disebut maloklusi. Maloklusi adalah suatu keadaan yang menyimpang dari pertumbuhan gigi dalam lengkung gigi dan lengkung rahang.

Baca juga: Jangan Meremehkan Kesehatan Gusi Anda

Maloklusi dari gigi geligi dapat menyebabkan :
  • Cacat muka
  • Rasa rendah diri
  • Kurangnya fungsi pengunyahan 
  • Pengucapan yang tidak baik pada saat bicara 
  • Sakit pada sendi rahang -
  • Sukar bernafas yang wajar
  • Gangguan pada alat pendengaran
Keadaan maloklusi dapat diperbaiki melalui suatu perawatan yang dilakukan oleh dokter gigi. Perawatan yang bertujuan untuk meratakan susunan gigi geligi yang tidak rata atau tidak beraturan disebut perawatan orthodonti.

Perawatan orthodonti bertujuan untuk :
  1. Memperoleh bentuk muka yang seimbang dan harmoni. 
  2. Memperoleh kedudukan gigigeligi yang stabil dan harmoni. 
  3. Memperoleh jaringan mulut yang sehat. 
  4. Memperoleh fungsi pengunyahan yang efisien. 
  5. Memperoleh fungsi bicara yang baik 
  6. Mengembalikan kepercayaan diri sendiri, serta menghilangkan rasa rendah diri. 
  7. Memberi wajah baru dalam kehidupan
Perawatan orthodonti dibagi dalam tiga tingkatan/fase :

1. Preventive Orthodontics/Orthodonti pencegahan.

Dilakukan pada gigi anak sebagai pencegahan agar tidak terjadi maloklusi. Misalnya bila ada gigi susu/sulung yang berlubang segeralah untuk ditambal agar jangan sampai terlambat sehingga harus dilakukan pencabutan dini. Hal tersebut dapat mempengaruhi pertumbuhan lengkung gigi dan berakibat gigi tetap yang akan tumbuh tidak memiliki ruang yang cukup. Pada perawatan pencegahan ini termasuk juga tindakan untuk menghilangkan kebiasaan buruk pada anak. Perawatan pencegahan dapat dilakukan oleh dokter gigi umum.

2. Interceptive Orthodontics.

Meliputi perawatan pada keadaan maloklusi yang mulai tampak, dimana sudah terlihat bahwa kelak keadaan maloklusi akan terjadi. Tindakan yang dilakukan bertujuan untuk mengurangi/ mencegah berkembangnya maloklusi, juga untuk menghilangkan penyebabnya. Fase ini dapat terlihat pada anak usia 8 atau 9 tahun. Untuk interceptive orthodontics sebaiknya dilakukan oleh orthodontics (dokter gigi spesialis orthodonti)

3. Corrective Orthodontics/Currative Orthodontics


Pada umumnya penderita datang ke dokter gigi setelah maloklusi terlihat berkembang sehingga perlu diadakan koreksi. Pada fase ini sudah digunakan alat-alat orthodonti untuk memperbaiki keadaan maloklusi.

Pada prinsipnya semua keadaan maloklusi dapat diperbaiki dengan perawatan orthodonti. Untuk kasus ringan dan penderita masih dalam masa gigi susu atau gigi bercampur perawatan dapat dilakukan dengan alat orthodonti lepasan, disebut juga removable appliances. Untuk kasus yang lebih berat dan penderita sudah pada masa gigi tetap perawatan dilakukan dengan alat orthodonti yang tidak dapat dilepas, disebut juga fixed appliances.

Sedangkan pada keadaan dimana maloklusi disertai dengan kelainan pertumbuhan tulang, baik tulang rahang atas, rahang bawah maupun tulang langit-langit mulut yang dapat mencacat muka perawatan orthodonti harus disertai dengan tindakan operasi.


Memperbaiki Susunan Dan Penampilan Gigi - Lentera Sehat

0 komentar

Posting Komentar