Senin, 19 Februari 2018

Pengertian Obat Generik


Pengertian Obat generik adalah obat duplikat dari obat baru yang dikembangkan oleh industri farmasi namun telah habis masa hak paten selama 15-20 tahun untuk memasarkan obat produknya, sehingga dapat diproduksi oleh semua perusahaan farmasi tanpa harus membayar royalti lagi.

Ketika suatu industri farmasi mengembangkan obat baru, maka obat yang bersangkutan memiliki hak paten yang lazim disebut obat originator. Setelah masa paten habisi, industri farmasi lain boleh memproduksi obat yang kandungan zat aktifnya sama persis. Ini yang disebut sebagai obat duplikat atau obat generik. Jika obat generik diberi logo, disebut obat generik berlogo yang dipasarkan dengan merek kandungan zat aktifnya.

Jangan Ragu Mengkonsumsi Obat Generik


Obat Generik

Obat generik menjadi isu menarik di bidang kesehatan. Sebagian masyarakat sudah terlanjur menganggap bahwa obat generik dianggap tidak bergengsi, murah, diragukan kemanfaatannya, dan kandungan zat aktifnya di bawah standar. Harga obat generik yang murah untuk orang miskin juga tidak jarang dijadikan alasan penolakan.

Padahal keamanan dan efektifitas suatu produk obat dapat ditentukan dengan melakukan studi bioavailabilitas (BA) dan bioekivalensi (BE). Kedua studi digunakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia sebagai syarat mutlak diberikannya ijin edar suatu produk obat.

Jadi, untuk produk obat yang telah mendapatkan ijin edar dari BPOM RI termasuk obat generik, maka tidak diragukan lagi bahwa produk obat tersebut terjamin khasiat dan efektifitasnya.

Yang sering menjadi pertanyaan adalah mengapa obat generik dijual dengan harga murah, sedangkan obat originator dijual sangat mahal? Karena, industri farmasi yang memproduksi obat originator harus mengeluarkan biaya yang teramat besar untuk melakukan riset penemuan dan khasiat obat. Antara lain melakukan uji pra klinik in vitro dan in vivo, uji pada hewan coba, ataupun uji klinis pada manusia yang umumnya melibatkan ratusan hingga ribuan subyek riset.

Namun tidak demikian halnya dengan industri farmasi yang memproduksi obat duplikat. Produsen obat merek dagang juga tak perlu melakukan uji klinis sehingga biaya produksi obat merek dagang tak berbeda dengan obat generik.


Pengertian Obat Generik - Referensi

0 komentar

Posting Komentar