Gigi Sebagai Sumber Infeksi Kelainan Sistemik

Gigi yang bermasalah atau berlubang dapat menjadi tempat berkembang biaknya kuman, bertumpuknya sisa makanan, dan lain-lain yang menghasilkan racun (toksin) yang dapat menyebarkan penyakit ke bagian tubuh lain seperti gagal ginjal, jantung, mata, kulit, persendian, dan lainnya. Oleh karena itu, fokal infeksi pada gigi dapat pula dikatakan sebagai penyebab munculnya penyakit atau memperparah penyakit sistemik yang sebelumnya telah timbul.

Pengertian Fokal infeksi adalah suatu infeksi lokal dalam jangka waktu lama (kronis) yang melibatkan bagian kecil dari tubuh (dalam hal ini gigi) sehingga menyebabkan suatu infeksi dan menimbulkan gejala klinis pada bagian tubuh lainnya.

Gigi Sebagai Sumber Fokal Infeksi

Gigi Sebagai Sumber Fokal Infeksi

Kita tahu bahwa begitu banyak kuman dan bakteri di dalam rongga mulut, karena mulut merupakan gerbang masuknya udara dan makanan yang merupakan faktor utama kehidupan. Bakteri-bakteri tersebut dapat berupa bakteri aerob dan bakteri anaerob yang akan menyebar ke daerah dekat rongga mulut, seperti sinus-sinus daerah kranial (rongga kepala), organ saraf pusat dan perifer, sistem kardiovaskuler, mediastinum (rongga diantara paru-paru), organ paru-paru, organ mata, organ ginjal, persendian, kulit, dan lain sebagainya.

Pada orang dengan kondisi gigi berlubang, banyak ditemukan bakteri Streptococcus, biasanya bakteri ini muncul karena kondisi gigi yang kotor. Streptococcus inilah yang perlahan-lahan menggerogoti lapisan-lapisan gigi hingga gigi berlubang dan menimbulkan infeksi pada daerah mulut dan gigi.

Bakteri yang berasal dari infeksi gigi akan terbawa oleh aliran darah di dalam pembuluh darah, dimana darah tersebut kemudian mengalir ke seluruh tubuh dan bakteri ini dapat menempel pada dinding pembuluh darah dengan sangat mudah terutama bila kondisi tubuh penderita sedang dalam keadaan yang lemah.

Bila bakteri tersebut menempel pada organ-organ vital seperti jantung, ginjal, paru-paru, lambung, otak, dan lainnya maka akan menimbulkan kelainan pada organ-organ tersebut bahkan juga dapat memperparah kondisi gula darah pada penderita diabetes mellitus.

Pada beberapa kasus, infeksi yang terjadi cukup hebat dan berlangsung cepat terutama bila melibatkan daerah kepala. Umumnya infeksi di daerah ini dapat menyebabkan radang selaput otak yang ditandai dengan kejang-kejang dan tidak sadar diri.

Apabila telah muncul gejala ini maka kelainan dapat dikategorikan sudah sangat serius dan membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit, karena jika kondisi tersebut tidak segera ditangani dengan baik pasien memiliki risiko kelumpuhan bahkan sampai kematian.

Dengan melihat dampak yang terjadi karena gigi berlubang, maka sebaiknya kita menjaga kebersihan mulut dan gigi-geligi dengan baik sebagai bentuk pencegahan, karena sebaiknya mencegah daripada mengobati.

Sumber: Drg. M.A. Ika Mauliana S.

 

Gigi Sebagai Sumber Infeksi Kelainan Sistemik

Recommended For You

About the Author: Lentera Sehat

Pemerhati kesehatan yang suka berbagi artikel kesehatan berdasarkan sumber referensi yang dapat dipercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *