Mengenal Jenis-jenis Gangguan Haid

Haid (Menstruasi) atau datang bulan merupakan kodrat bagi kaum hawa dewasa yang diakibatkan oleh perubahan  fisiologis dalam tubuh yang dipengaruhi oleh hormon reproduksi. Haid (Menstruasi) ditandai dengan keluarnya darah pada organ intim.

Mengenal Jenis-jenis Gangguan Haid

Banyak masyarakat menganggap bahwa darah haid merupakan darah kotor. Padahal darah haid sebenarnya tidak berbeda dengan darah mimisan atau darah akibat luka. Hanya saja, darah haid mengandung sisa jaringan dari dinding rahim yang luruh setelah proses ovulasi.

Periode haid atau sering disebut siklus haid atau menstruasi penting dalam hal reproduksi. Pada manusia, hal ini biasanya terjadi setiap bulan antara 21-35 hari sekali itu pada usia remaja sampai menopause.  Namun tidak semua wanita mengalami siklus haid atau siklus menstruasi ini dengan lancar, banyak juga wanita yang mengalami gangguan pada saat menstruasi.

Jenis-jenis Gangguan Haid

Berikut ini informasi mengenai macam-macam gangguan haid.

1. Dysmenorrhea

Gangguan yang pertama adalah dismenorea, dismenorea ini adalah nama medisnya. Secara umum dismenorea ini disebut sebagai periode yang menyakitkan. Pada remaja yang baru saja menstruasi dismenorea ini merupakan hal yang wajar dan biasanya terjadi sekitar 30-48 jam. Namun untuk wanita yang sudah berumur, dismenorea bisa diakibatkan karena penyakit seperti Endometriosis, fibroid, atau radang panggul.

Gejala: Sakit luar biasa pada perut bagian bawah dan bisa menyebar hingga paha dan punggung bawah, dan nyeri disertai kram pada perut.

Penyebabnya adalah perubahan hormonal atau adanya penyakit lainnya.Jika keluhan ini berlangsung bertahun-tahun sebaiknya segera periksa ke dokter karena bisa berakibat pada kesuburan.

2. Menorrhagia

Gangguan haid berikutnya adalah menoragia. Menoragia adalah sebuah gangguan yang menyebabkan haid yang terjadi pada wanita menjadi berlebihan. Jika pada umumnya wanita mengalami haid maksimal 7 hari dengan kadar kurang lebih 30 ml/hari, sedangkan wanita yang mengalami menoragia akan lebih dari itu.

Gejala: Haid terjadi lebih dari 7 hari, dan darah yang keluar deras sekali.

Penyebabnya antara lain ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron di dalam tubuh wanita, gangguan tiroid, peradangan pada leher rahim atau vagina, dan penyakit darah.

3. Amenorrhea

Disebut amenore jika wanita pada usia 15 tahun belum juga mengalami menstruasi dan mungkin beberapa bulan berhenti menstruasi padahal sebelumnya mereka mengalami menstruasi. Istilahnya adalah terlambat siklus haidnya.

Gejala : Usia 15 tahun belum menstruasi,atau selama 3 bulan tidak menstruasi yang sebelumnya teratur.

Penyebabnya: gangguan hormon pertumbuhan, stress, anoreksia, olahraga yang berlebihan, gangguan tiroid, konsumsi pil KB, kista, gangguan makanan, kehamilan atau sedang menyusui.

4. Oligomenorrhea

Oligomenore adalah gangguan haid yang menyebabkan siklus haidnya memanjang yaitu terjadi lebih dari 35 hari sekali/siklus namun durasi menstruasinya sama yaitu sekitar 3-7 hari. Oligomenore ini biasanya terjadi pada 3-5 bulan pertama ketika Anda mengalami menstruasi atau mungkin ketika Anda akan mengalami masa menapouse.

Penyebab : Tidak seimbangnya hormon di dalam tubuh wanita, stress atau depresi, sakit kronik, penggunaan obat-obat tertentu.

5. PMS (premenstrual syndrome)

Gangguan haid yang terakhir adalah PMS atau sindrom pramenstruasi yang terjadi sebelum kita akan mulai menstruasi. Biasanya kalau PMS identik dengan kenaikan emosi ya, itu memang benar. PMS adalah gejala yang tampak pada wanita seperti kenaikan emosi, perubahan fisik, seminggu sebelum siklus haid itu datang. Dan ini normal dirasakan oleh semua wanita.

Beberapa gejalanya antara lain: payudara membesar dan terasa agak sakit, mudah tersinggung, badan terasa pegal, jerawat, insomnia, dan sering berubah mood.

 

Sumber: S. Anggapratiwi MKes DJBC

 

Mengenal Jenis-jenis Gangguan Haid

Recommended For You

About the Author: Lentera Sehat

Pemerhati kesehatan yang suka berbagi artikel kesehatan berdasarkan sumber referensi yang dapat dipercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *