Kemajuan UNICEF Dalam Penyediaan Jaminan Kesehatan Universal

Menurut UNICEF, ada kemajuan dalam penyediaan jaminan kesehatan universal. Secara global, telah terjadi kemajuan signifikan dalam penurunan angka  kematian ibu dan anak. Sejak tahun 1990, kematian anak di bawah usia 15 tahun telah diturunkan sebesar 56% dari 14,2 juta kematian menjadi 6,2 juta kematian pada 2018.

Jaminan Kesehatan Ibu anak Universal

Kemajuan terbesar diperlihatkan oleh negara-negara di Asia Timur dan Asia Tenggara yang berhasil mencatatkan penurunan kematian anak balita sebesar 80%.

Selain itu, Asia Tengah dan Selatan menunjukkan kemajuan terbesar meningkatkan ketahanan hidup ibu dengan menurunkan angka kematian ibu sebesar 60% sejak tahun 2000.

Belarusia, Bangladesh, Kamboja, Kazakhstan, Malawi, Maroko, Mongolia, Rwanda, Timor-Leste, dan Zambia adalah beberapa negara yang telah menunjukkan kemajuan berarti dalam penurunan angka kematian ibu dan bayi.

Baca juga: Donasi Unicef Untuk Kekurangan Gizi Akut di Afrika

UNICEF mendukung hak dan kesejahteraan setiap anak melalui seluruh program yang dilakukan. Dengan bantuan para donatur yang memberikan donasi UNICEF, dapat beroperasi di lebih dari 190 negara dan wilayah untuk mewujudkan komitmen dalam bentuk tindakan nyata dengan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa membantu anak-anak di wilayah yang paling sulit terjangkau, memberikan yang terbaik untuk seluruh anak, di seluruh dunia

Menurut Unicef, keberhasilan ini dicapai berkat adanya kemauan politik untuk meningkatkan akses pada layanan kesehatan berkualitas melalui investasi pada tenaga kesehatan, penyediaan layanan kesehatan gratis untuk ibu hamil dan anak, dan dukungan pada program keluarga berencana. Sebagian besar negara ini pun berfokus pada layanan kesehatan tingkat primer dan jaminan kesehatan universal.

Namun demikian, angka perkiraan baru juga mengungkap bahwa terdapat 6,2 juta anak di bawah 15 tahun yang meninggal pada tahun 2018 dan lebih dari 290.000 perempuan meninggal akibat komplikasi kehamilan dan kelahiran pada tahun 2017. Dari total angka kematian anak tadi, 5,3 juta terjadi pada lima tahun pertama kehidupan dan, dari angka ini, separuhnya terjadi pada beberapa bulan pertama kehidupan.

Dalam periode selama dan beberapa saat setelah kelahiran, perempuan dan anak merupakan kelompok yang paling rentan. Menurut perkiraan baru tersebut, terdapat 2,8 juta ibu hamil dan bayi baru lahir yang meninggal setiap tahun, atau 1 kematian setiap 11 detik, dengan sebagian besar kematian disebabkan oleh hal-hal yang bisa dicegah.

Anak-anak menghadapi risiko kematian pada bulan pertama kehidupan terutama jika kelahiran terjadi prematur atau berat lahir rendah, mengalami komplikasi saat kelahiran, memiliki gangguan bawaan, atau terinfeksi penyakit. Sekitar sepertiga kematian ini terjadi pada hari pertama dan hampir tiga perempatnya terjadi pada pekan pertama kehidupan.

UNICEF sebagai organisasi penyandang dana anak-anak terus mengadakan penggalangan donasi dengan berbagai cara. Selain itu, donatur dapat mengajukan untuk berhenti atau membatalkan kapanpun jika mau. Jika ingin berhenti, itu hak dan ada cara berhenti donasi Unicef. UNICEF sangat menghargai dan berterimakasih kepada orang-orang yang telah bersedia gabung menjadi donatur rutin.

sumber: https://lenterakeluarga.com/penurunan-angka-kematian-ibu-dan-anak-menurut-unicef

Recommended For You

About the Author: Lentera Sehat

Pemerhati kesehatan yang suka berbagi artikel kesehatan berdasarkan sumber referensi yang dapat dipercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *